Cara Memulai Bisnis Ikan Nila untuk Pemula

Cara Memulai Bisnis Ikan Nila untuk Pemula

Ikan nila merupakan salah jenis ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena selain harga nya yang sangat bersahabat dengan kantong, ikan ini juga mengandung banyak nutrisi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Ikan nila dikenal dengan kandungan Kalori, Karbohidrat, Protein, lemak, vitamin B3 dan B12 serta kalium yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Tingginya angka peminat ikan nila membuat ikan konsumsi yang satu ini banyak di budidayakan oleh masyarakat, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun untuk keperluan bisnis.

Nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara memulai bisnis ikan nila untuk pemula. Penasaran bagaimana caranya? Berikut penjelasannya.

Cara Memulai Bisnis Ikan Nila untuk Pemula

Cara Memulai Bisnis Ikan Nila untuk Pemula

1. Pemilihan lokasi kolam ikan nila

Langkah pertama yang harus kalian lakukan untuk memulai bisnis ikan nila yaitu dengan menyediakan terlebih dahulu lokasi tempat budidaya ikan nila yang akan kalian lakukan.

Dalam penentuan kolam ikan nila, terdapat beberapa hal yang perlu kalian perhatikan, seperti yang ada dibawah ini.

  • Dasar dan dinding kolam terbuat dari jenis tanah liat karena memiliki sifat yang tahan air
  • Kemiringan tanah sekitar 3-5%, hal ini bertujuan untuk mempermudah proses pengairan
  • Air tidak keruh dan tidak terkontaminasi bahan kimia. Lebih baik lagi jika pH air netral antara 6,5 hingga 8,6, dengan suhu 25-30 derajat
  • Tingkat kecerahan kolam 20-30 cm (diukur dengan secchi disc)
  • Debit air kolam tenang, sekitar 8-15 liter/detik.

2. Lakukan pengolahan kolam untuk ternak ikan nila

Tahap berikutnya yang dapat kalian lakukan setelah mempersiapkan kolam yakni dengan mengolah kolam terlebih dahulu selama dua minggu sebelum kolam benar-benar akan digunakan.

Berikut ini ada beberapa tahapan yang harus kalian lakukan dalam mengolah kolam sebelum digunakan.

  • Langkah pertama adalah dengan mengeringkan dasar kolam selama beberapa hari
  • Kemudian, pastikan bahwa kolam sudah bersih dari segala jenis kotoran. Kalian dapat meratakan dasar kolam dengan menggunakan kolam.
  • Jangan lupa untuk memasang saringan di tempat saluran air pada kolam
  • Taburkan kapur tohor atau kapur pertanian untuk memberantas hama dan memperbaiki pH tanah
  • Taburkan pupuk kandang sebanyak 10 meter persegi dan cangkul bersama tanah dasar kolam
  • Sebarkan juga di depan pintu masuk air untuk mendorong pertumbuhan fitoplankton yang menjadi pakan alami ikan nila.

3. Pengairan kolam budidaya ikan nila

Tahap berikutnya yang dapat kalian lakukan untuk memulai bisnis ikan lele adalah dengan melakukan pengairan pada air kolam.

Berikut ini ada beberapa tahapan yang perlu kalian perhatikan dalam melakukan pengairan pada kolam ikan nila.

  • Airi kolam dengan air sedalam 5 - 10 cm, dan biarkan selama 2 hingga 3 hari
  • Setelah dibiarkan beberapa saat, lakukan pengairan kembali hingga mencapai 100 cm dari dasar kolam

4. Pemilihan dan penebaran bibit ikan nila

Setelah kolam sudah mendapatkan pengairan dengan benar, maka tahap selanjutnya yang dapat kalian lakukan adalah melakukan pemilihan serta penebaran bibit ikan nila dengan baik dan juga tepat.

Untuk memperoleh bibit ikan nila, kalian dapat mendapatkannya langsung dari sang induk atau dengan membelinya langsung di pasar.

Pada tahap ini kalian harus benar-benar teliti ya dalam memilih bibit ikan nila, karena hal ini akan sangat berpengaruh dalam berhasil atau tidaknya budidaya ikan nila yang kalian lakukan.

Biasanya bibit ikan nila yang berkualitas memiliki ciri fisik yang lincah dan juga mencapai berat mencapai kurang lebih 30 gram.

5. Pemeliharaan, pemberian pakan ikan nila, dan panen

Tahap yang terakhir dalam melakukan bisnis ikan nila adalah dengan memberikan pakan pada ternak nila.

Disini kalian harus rutin memberi ikan makan, memeriksa keadaan serta kondisi kolam, serta melakukan pergantian air kolam secara rutin agar air tetap bersih sehingga ikan dapat bernafas dengan legah.

Kalian dapat memberikan pakan pelet pada ikan nila sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

Hal yang harus kalian perhatikan adalah ketinggian air pada kolam. Pastikan bahwa air kola tetap dalam ketinggian 75-100 cm.

Ikan nilai dapat kalian panen ketika sudah mencapai usia  3-6 bulan dan massa ikan sudah mencapai berat lebih dari 500 gram.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Memulai Bisnis Jual Beli Motor Bekas untuk Pemula

Rekomendasi 3 Bisnis Rumahan yang Menjanjikan

Ide Bisnis dengan Modal Kecil